Jika kita mendengarkan sebuah lagu, maka kita dapat merasakan ada sebuah perputaran atau perpindahan chord. Perputaran chord yang nyaman akan menghasilkan harmoni yang indah. Pada materi yang lalu kita menggunakan angka arab (1, 2, 3, 4,….) untuk mengidentifikasi urutan pada interval, kini kita akan menggunakan angka Romawi (I, II, III, IV…) untuk mengidentifikasi urutan pada kord. Untuk membedakan jenis kordnya kita tambah sedikit ekstensi dibelakang angka tsb.
Untuk kord mayor kita tidak tambahkan apa-apa, sedangkan untuk kord minor kita tambahkan (mi) sesudah angka romawi tsb, dan untuk kord diminished kita tambahkan lambang ( ยบ ).
Agar lebih mudah memahami harmoni mayor, berikut ini saya sertakan daftar tangga nada mayor dalam kunci C, D, E, F, G, A, & B. Dengan daftar tsb kalian dapat dengan mudah melihat derajat interval untuk mengidentifikasi masing-masing kord.
Untuk kord mayor kita tidak tambahkan apa-apa, sedangkan untuk kord minor kita tambahkan (mi) sesudah angka romawi tsb, dan untuk kord diminished kita tambahkan lambang ( ยบ ).
Agar lebih mudah memahami harmoni mayor, berikut ini saya sertakan daftar tangga nada mayor dalam kunci C, D, E, F, G, A, & B. Dengan daftar tsb kalian dapat dengan mudah melihat derajat interval untuk mengidentifikasi masing-masing kord.
Sebagai awal kita akan mengharmonisasi tangga nada C Mayor dalam bentuk triad, caranya dengan menyusun tiga nada menjadi sebuah grup, dan susunan tsb dibuat dengan cara melompat satu nada dari tangga nada mayornya. Berikut ini susunan yang dihasilkan dari tangga nada C Mayor.